OJOL77 - Pahlawan Orang Tua Sibuk Pengawal Perjalanan Pulang Si Kecil
Perasaan waswas dan kepikiran terus-terusan saat anak sudah waktunya pulang sekolah tapi kita masih terjebak *meeting* panjang di kantor itu bener-bener menyiksa batin. Mau minta tolong tetangga atau saudara buat jemput tiap hari juga pastinya bikin hati sungkan. Di tengah kekalutan dan rasa bersalah para orang tua urban inilah, platform transportasi modern OJOL77 mengambil inisiatif berani dengan menghadirkan layanan *ride-hailing* khusus antar-jemput anak di bawah umur. Ini jelas bukan layanan ojek sembarangan yang bisa diambil oleh siapa saja. Setiap pengemudi yang tergabung dalam program ini adalah mereka yang sudah berkeluarga, telah melewati seleksi psikotes ketat, dan memiliki catatan bersih dari kepolisian. Ayah dan Bunda cuma perlu duduk tenang di meja kerja, lakukan login OJOL77 dari ponsel pintar, dan mulai memantau pergerakan pengemudi secara *real-time* lewat GPS presisi tingkat militer. Rasanya benar-benar seperti menitipkan anak ke keluarga sendiri yang bisa diandalkan.
Prioritas Keselamatan dan Ketenangan Pikiran Keluarga
Keselamatan anak adalah harga mati yang nggak akan pernah bisa ditawar. Buat ayah dan bunda yang super sibuk, luangkan waktu lima menit saja dari sekarang buat daftar OJOL77 untuk memverifikasi data KK keluarga, nomor darurat, hingga foto anak demi lapisan keamanan ekstra. Menariknya, sistem inovatif ini dilengkapi dengan fitur kamera dasbor (*dashcam*) pengemudi yang *feed*-nya terhubung langsung ke aplikasi orang tua selama perjalanan berlangsung. Saat jam pulang sekolah serentak tiba, biasanya trafik internet mendadak padat merayap karena jutaan orang tua mengakses aplikasi pencarian pengemudi secara bersamaan. Kalau layar *smartphone* mulai berputar kelamaan, jangan biarkan rasa panik menguasai pikiran. Segera buka laptop kantor dan ketikkan alamat link alternatif OJOL77 di peramban *web*. Akses jalur belakang ini sengaja dibuat sangat stabil dan ringan, mastiin ayah dan bunda tetep bisa *tracking* rute perjalanan si kecil sampai mereka benar-benar melangkahkan kaki di depan pagar rumah dengan senyum ceria.